Thursday, May 19, 2016

Action Camera dan Cara Pemasangannya



Action camera atau kamera aksi, saat ini dikalangan bikers action cam menjadi suatu kebutuhan tersendiri. Kegunaan action cam adalah untuk mendokumentasikan segala kejadian di dalam perjalanan, saya sendiri pun menggunakan action cam pada setiap perjalanan baik saat touring ataupun terkadang saat saya riding berangkat kerja.

Action cam sendiri saat ini sudah mulai banyak model, tipe dan jenisnya. Dari harga ratusan ribu bahkan jutaan pun banyak terjual bebas. Pada artikel kali ini saya akan berbagi cara penempatan action cam yang baik pada helm kita sehingga setiap momen dalam perjalanan bisa terekam dengan baik.

Pilih Mounting


Biasanya pada saat kita membeli sebuah action cam sudah lengkap dengan berbagai jenis mounting atau bracket yang bisa digunakan dan disesuaikan dengan kebutuhan penempatan action cam itu sendiri. Dalam satu paket action cam terdiri dari camera, waterproof case, base mount, head strap, chest strap, boober, gorilla pod , wrist strap, J hook, flat mount, curved mount, monopod basic, handle bar mount, long screw, clip mount, suction cup (terkadang dalam satu paket ada part mounting yang berbeda). Pilihlah mounting sesuai dengan kebutuhan, pada base pad mounting biasanya terdapat dua jenis yaitu jenis flat atau datar yang digunakan pada media datar dan sedikit melengkung untuk media yang agak melengkung. Lalu pilihlah bracket mounting lainnya sesuaikan dengan kebutuhan.

Posisi Pemasangan

Sesuaikan posisi pemasangan sesuai dengan keinginan, posisi terbaik biasanya diletakkan pada bagian atas dan samping helm, pilihlah permukaan helm yang datar jika permukaan helm sedikit melengkung gunakan base mount yang bentuknya sedikit melengkung. Saya sendiri menaruh base mount pada bagian samping helm, rekatkan base mount dengan melepas bagian sticker 3M yang merekat pada base mount ke helm kita, rekatkan base mount pada helm dan tekan hingga base mount benar-benar merekat pada helm diamkan pada suhu ruangan atau jika ingin cepat merekat kuat bisa menggunakan heater gun atau hair dryer untuk memanasi bagian sticker 3M agar merekat kuat pada helm (saya sendiri menggunakan lem power untuk menempelkannya agar benar-benar kuat dan tidak lepas, tidak disarankan jika anda menggunakan helm mahal ).  Ingat pastikan posisi ini sudah pas dengan posisi yang diinginkan. Setelah itu pasang camera dan bracket penunjang lainnya dan sesuaikan.

Posisi Arah Kamera

Posisikan arah kamera sesuai dengan kebutuhan anda pastikan lensa kamera bisa menangkap luas area yang dituju. Posisi kamera tidak mesti harus tegak lurus, sesuaikan dengan Point of View yang dituju. Bisa dilihat pada posisi kamera yang saya pasang pada helm saya, jika helm diletakkan lurus kamera cenderung terlihat mengarah keatas, dini dikarenakan posisi helm saat saya gunakan akan sedikit miring kebawah pada bagian depan sehingga ketika helm yang telah dipasang kamera tersebut saya gunakan kamera akan menghadap lurus kedepan dan area jangkauan PoV pun terlihat luas. Sesuaikan arah kamera dengan cara anda menggunakan helm dan peletakkan kamera pada helm itu sendiri.

Berikut sedikit cuplikan hasil video dari action cam saya yang saya pasang pada tangki motor



Demikian sedikit informasi cara pemasangan action cam ala saya sendiri, jika ada pertanyaan dan ada yang kurang jelas bisa tanyakan pada comment dibawah.


Enjoy your every moment and share with your best friend.
Reaksi:

2 comments: